Batu Lavender, Asal-usul dan Sejarahnya – BATU AKIK
Ensiklopedia Batu Akik

Batu Lavender, Asal-usul dan Sejarahnya

BATU Lavender. DESIGN BY batuakik.fajar.co.id

Nama              : Batu Lavender

Nama Lain       : Purple Chalcedon

Asal                  : Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan.

Ciri-Ciri

Batu Lavender memiliki ciri khas pada warnanya yang ungu. Darinya memancarkan warna yang kemilau. Batunya memiliki kandungan yang padat, halus, dan tembus cahaya. Batu ini masuk dalam kategori Chalcedony atau Kalsedon.

Umumnya batu Kalsedon masuk dalam kategori mineral oksida, yang mengandung silika, atau silikon dioksida, dengan rumus kimia SiO2. Hal ini juga berlaku pada batu Lavender yang merupakan batu Kalsedon.

Asal Usul Penamaan Batu dan Sebaran

Batu Lavender adalah nama lokal. Nama Lavender diambil dari bunga Lavender yang memiliki warna ungu. Karena batunya memiliki kandungan warna ungu, sehingga masyarakat menyebut batu ini sebagai Batu Lavender, hingga akhirnya menjadi terkenal.

Adapun  secara universal batu ini disebut dengan nama Purple Chalcedon (bahasa Inggris). Ini adalah nama yang disematkan berdasarkan warna (purple; ungu) dan jenisnya (Chalcedon).

Sebaran Batu Lavender yang paling terkenal di Indonesia adalah dari Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Biasanya disebut Lavender Baturaja. Baturaja merupakan nama Ibu Kota dari kabupaten tersebut. Di daerah lain seperti di Maluku Utara, Maluku, Kalimantan, dan sebagian Pulau Jawa juga memiliki jenis bebatuan ini.

Click to comment
To Top